Selasa, Agustus 21

Launching Program #BEKERJA Kementerian Pertanian Jangkau Bondowoso

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman terus bekerja guna mengentaskan kemiskinan dengan meluncurkan Program #BEKERJA (Bedah Kemiskinan Rakyat Sejahtera) program pengentasan kemiskinan berbasis pertanian 1000 desa 100 kabupaten, di Desa Sumberwringin, Kecamatan Sumberwringin, Bondowoso, Jawa Timur, Selasa, (22/5).

Angka kemiskinan di Bondowoso mencapai 22,33%, tapi saat ini turun 14,54%. Sebanyak 64% petani rata-rata kepemilikan lahan sawahnya 0,3 ha dan sebagaian besar sebagai buruh tani. Sebanyak 40 Rumah Tangga Miskin (RTM) memperoleh bantuan pada tahap awal.

Kegiatan ini adalah sinergi atas perintah presiden, Program BEKERJA berdasarkan keunggulan komparatif masing-masing daerah yang menghasilkan nilai ekonomis tinggi. Kabupaten Bondowoso komoditas unggulannya yakni kopi dan padi organik.
Bupati Bondowoso, Amin Said Husni mengatakan “Kita kejar kopi Indonesia nomor satu di dunia sehingga tidak ada lagi rakyat miskin di bondowoso. Di Bondowoso ada 12.900 rumah tangga miskin, nanti dengan ternak ayam dan industri kopi berdiri tidak ada lagi yang miskin,” ujarnya.

Juga hadir pada kegiatan ini Asisten Teritorial KASAD, Mayjen TNI Supartodi, KASDAM IV/Brawijaya, Brigjen TNI Widodo Irwansyah, Pejabat Lingkup Kementan, Kementerian Sosial, BUMN, Perbankan, serta para undangan.

Dalam launching ini juga dilakukan penyerahan simbolis bantuan berupa : Bibit untuk KRPL, Ternak ayam, kambing, bibit durian, bibit kopi, dan bantuan pemupukan kopi.

“Beternak ayam bisa meningkatkan pendapatan masyarakat, dari 50 ayam petelur bisa menghasilkan telur 50 biji setiap hari, per bulan masyarakat bisa mendapatkan penghasilan kurang lebih 2,2 jt dari penjualan telur tersebut” ujar Amran dalam sambutannya. Selain itu Amran juga memberikan semangat kepada Bupati Bondowoso untuk terus mengentaskan kemiskinan di daerahnya. Setelah memberikan sambutan, acara dilanjutkan dengan meninjau langsung Rumah Tangga Miskin (RTM) secara door to door.

Kegiatan launching “Bekerja” diakhiri dengan kegiatan optimalisasi penggunaan Alsintan di Desa Tenggarang Kec. Tenggarang Kab. Bondowoso. Dalam kesempatan tersebut Amran terjun langsung dengan mengoperasikan traktor roda 4 untuk olah tanah dan melakukan peninjauan kegiatan optimalisasi penggunaan Alsintan TR 2, TR 4 dan alat panen combine harvester. Amran berpesan semua stake holder terkait alsintan, TNI, Penyuluh harus aktif dalam mendorong pemanfaatan alsintan. Karena alsintan bisa meningkatkan efisiensi 40 % dan mengurangi loses 10 % sehingga dapat menurunkan biaya produksi. Disamping dapat mempercepat tanam dan meningkatkan IP. Efek simultannya adalah peningkatan pendapatan petani.

https://www.facebook.com/bptp.balitbangtan.jatim/posts/1826338237671116
#Launching “Bekerja”
#Siap “Bekerja”
#Semangat “Bekerja”

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *