Sabtu, April 21

UPSUS Wujudkan Peningkatan Produksi Gabah di Ponorogo

saiful akbar 15 Jan 2018 eksekutif

Agropolitannews.com-Upaya Khusus (UPSUS) padi di Kabupaten Ponorogo membuahkan hasil yang nyata. Dalam kesempatan safari panen padi yang dihadiri oleh Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, Dr. M. Syakir bertempat di lahan kelompok tani “Tani Makmur” Desa Paringan Kec. Jenangan, Kepala Dinas Pertanian Kab. Ponorogo menyampaikan bahwa Ponorogo telah berhasil melampaui target luas tambah tanam (LTT) dari sekitar 72000 ha dicapai sebesar 78000 ha dari total 7 Kecamatan yang ada. “Produksi beras kami saat ini sekitar 500.000 ton sedangkan konsumsi hanya sekitar 196.000 sampai 200.000 ton. Jadi Ponorogo masih surplus beras sekitar 300.000 ribu ton” Ujar Kadistan.

Surplus beras di Ponorogo tidak lepas dari dukungan pihak dari TNI dalam pengawalan UPSUS serta Kementerian Pertanian yang telah memberikan berbagai sarana dan prasaran pertanian. Ponorogo telah mendapat kucuran dana sebesar 27 milyar yang dialokasikan untuk pengadaan pupuk organik cair. Hal ini berdampak nyata terhadap peningkatan produksi sebesar 0,7 – 1,4 ton/ha.
Sementara itu dalam kesempatan yang sama, M. Syakir menerangkan bahwa Kementerian Pertanian melalui UPSUS telah berupaya mendampingi petani dengan berbagai kebijakan antara lain: bantuan benih varietas unggul baru (VUB), perbaikan jaringan irigasi tersier seluas 3 juta hektar. Menurutnya, ketersediaan air merupakan faktor utama peningkatan Indeks Pertanaman (IP) padi. Senada dengan hal tersebut, Kadistan menerangkan bahwa saat ini telah dikembangkan sumur bor dalam yang diharapkan mampu menyediakan air sepanjang tahun sehingga produksi beras terus ada sepanjang tahun. Produksi beras yang kontinu diharapkan dapat menjaga stabilitas harga dipasaran yang saat ini sebesar Rp. 5.500 – 5.600/kg GKP dengan perontokan manual sedangkan dengan menggunakan power tresher sebesar Rp. 5.700 – 5.800/kg GKP. Harga gabah kering giling di lokasi ini dilaporkan berkisar Rp. 6.700 – 6.800/kg.

Safari panen padi di Ponorogo ini merupakan rangkaian akhir dari kunjungan Kepala Balitbangtan di Jawa Timur setelah sebelumnya telah singgah di Kab. Malang, Blitar dan Tulungagung. Hal ini sekaligus menjadi bukti bahwa panen masih berlangsung di berbagai wilayah lumbung padi di Jatim. (akbar)

Sumber:http://agropolitannews.com/eksekutif/Upsus-Wujudkan-Peningkatan-Produksi-Gabah-Di-Ponorogo.html

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *