Rabu, Mei 23

Bimtek implementasi inovasi pertanian berbasis audio visual dan teknologi informasi dan komunikasi (TIK)

Dengan media sosial, dunia kita genggam. Itulah yang mewakili era globalisasi saat ini. Oleh karena itu, penyuluh sebagai ujung tombak pembawa informasi terkait inovasi teknologi pertanian, dituntut untuk terus mengembangkan kapasitas diri dalam bidang teknologi informasi dan komunikasi.

BPTP Jawa Timur menyadari pentingnya meningkatkan kapasitas para penyuluh dan juga penelitinya agar memiliki kemampuan dalam bidang ini sehingga informasi pertanian yg dikembangkan dan materi penyuluhan dapat tersosialisasi secara luas. Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Panitia, Ir. Kasmiyati, pada Pembukaan Bimtek Peningkatan Kapasitas Penyuluh di BBPP Ketindan, Selasa (24/4). Adapun bimtek ini dilaksanakan selama 3 hari yang berlangsung dari tanggal 24-26 April 2018.

Sejumlah 35 peserta bimtek yang terdiri dari penyuluh dan peneliti mendapat pengetahuan baru yang sangat bermanfaat dalam menggunakan aplikasi media sosial untuk kepentingan mendiseminasikan berbagai informasi teknologi pertanian. Yang perlu menjadi perhatian adalah penyuluh dan peneliti kiranya dapat menggunakan media sosial secara efektif dan bijaksana.

Sementara itu, narasumber yang juga Penyuluh BBP2TP, Dani Medionovianto didampingi pakar IT Irwan Alfiansyah dari BPATP Bogor memaparkan teori dan praktek dalam penggunaan media sosial. Beliau menyampaikan bahwa dengan media sosial, manusia dimungkinkan untuk berkomunikasi satu sama lain dimanapun mereka berada dan kapanpun, tidak terbatas jarak, ruang dan waktu.

Materi-materi yang disampaikan oleh narasumber sangat menarik terkait pengenalan metode komunikasi dan public speaking yang disampaikan oleh Adhar Nurdiargha Saputra, S.I.Kom dari RRI Malang, pengembangan media penyuluhan melalui pemanfaatan TIK, dan yang tak kalah penting adalah praktek pembuatan video dengan berbagai aplikasi yang mudah dan sederhana baik melalui smartphone maupun komputer, dan selanjutnya menggunggah konten output ke media sosial, khususnya ke Media Cyber Extension (Cybex) yg dikelola oleh BPPSDM Pertanian.

Pada sesi praktek pembuatan vlog, peserta bimtek dibagi menjadi beberapa kelompok untuk membuat video yang terkait dengan kegiatan yang menjadi tupoksinya.

Diakhir acara, peserta yang terdiri kelompok peneliti dan penyuluh menampilkan seluruh video yang telah dibuat. Apresiasi disampaikan oleh Kepala BPTP Jawa Timur, Dr. Chendy Tafakresnanto kepada para peserta yang mengikuti bimtek ini. Dengan adanya bimtek ini, diharapkan peneliti dan penyuluh termotivasi untum menyebarkan berbagai informasi teknologi pertanian terkait berbagai kegiatan yang dilaksanakan di BPTP Jawa Timur.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *