Kamis, Juni 21

Menebar Inovasi Teknologi, BPTP Jatim Menggelar Bimtek dukungan inovasi perbibitan komoditas peternakan Ayam Kampung Unggul Balitbangtan (KUB)

Panas terik di siang hari ini (28/5) tidak menyurutkan semangat peserta untuk hadir dalam acara bimtek dukungan inovasi perbibitan komoditas peternakan Ayam Kampung Unggul Balitbangtan (KUB). Acara bimtek yang digelar di Aula Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Lamongan dihadiri oleh 160 peserta yg terdiri dari pengurus kelompok tani, peternak dan penyuluh di 7 kecamatan (Kec. Maduran, modo, sugio, sekaran, karanggeneng, pucuk, dan kedungpring) di Kab. Lamongan.

Acara bimtek diawali dengan pemberian secara simbolis bantuan DOC Ayam KUB oleh Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Peternakan (Kapuslitbangnak) Balitbangtan, Dr. Ir. Atien Priyanti, M.Sc kepada kelompok tani Sukses Bersama Desa Padengan Ploso, Kec. Pucuk, Lamongan disaksikan oleh wakil Ketua Komisi IV DPR RI (H. Viva Yoga Mauladi, M.Si), Kepala BPTP Balitbangtan Jatim Dr. Chendy Tafakresnanto, MP dan Kabid Produksi Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Lamongan Jaka Susila.

Kabupaten Lamongan menjadi daerah pengembangan ayam kampung unggul Kementerian Pertanian tahun anggaran 2018, dimana telah terpilih 10 kelompok peternak di 7 kecamatan yang akan mendapatkan bantuan ayam KUB sebanyak 2000 ekor, yang akan dibagikan kepada 100 rumah tangga peternak, yang artinya setiap rumah tangga akan mendapatkan 20 ekor. Bantuan ayam KUB diberikan dalam bentuk DOC. Disamping itu peternak juga diberikan bantuan pakan ayam selama 10 minggu dan lengkap dengan bantuan kandang ayamnya juga.

Ayam Kampung Unggul Balitbangtan (KUB) merupakan salah satu inovasi Badan Litbang Pertanian. Ayam KUB mempunyai keunggulan mampu bertelur 2 hari sekali, karena peneliti ayam KUB telah melakukan seleksi 10 tahun untuk mengurangi sifat mengeram ayam. “Dalam satu tahun satu ekor ayam KUB mampu bertelur sebanyak 180 butir” Hal tersebut disampaikan Dr. Ir. Atien Priyanti, M.Sc dalam sambutannya ketika membuka acara Bimtek.

“Keuntungan beternak ayam tidak kalah dengan beternak sapi, hanya butuh ketelatenan saja, siapa yang mengerjakannya dengan ikhlas pasti akan berhasil” kata Jaka Susilo Kabid produksi Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Lamongan, memberikan semangat kepada peternak yang hadir dalam acara bimtek. Selain itu Jaka Susilo dalam sambutannya berharap Lamongan menjadi embrio pengembangan ayam KUB. Karena ketersediaan limbah pertanian sebagai sumber pakan melimpah, dan hal tersebut dapat mengurangi biaya produksi.

“Peternak harus fokus pada orientasi pasar, bangun itu mulai sekarang bersama kelompok, agar kedepan tujuan kesejahteraan bagi peternak dengan adanya bantuan ini bisa tercapai” pesan Wakil ketua komisi IV DPR RI Viva Yoga Mauladi,M.Si dalam sambutannya. Viva Yoga juga berpesan agar peternak bisa memanfaatkan bahan baku yg tersedia di lingkungan sekitar untuk diolah menjadi pakan agar dapat mengurangi biaya produksi.

Materi yang disampaikan dalam bimtek adalah Inovasi teknologi produksi Ayam Kampung Unggul dengan narasumber penyuluh BPTP jatim sekaligus penanggung jawab pengembangan ayam KUB Abu Bakar, S.Pt, M.Si. Antusiasme peserta terlihat dengan diajukannya pertanyaan terkait asal usul ayam KUB dan pemeliharaan ayam KUB.

“Pendampingan akan terus dilakukan oleh BPTP Balitbangtan Jatim dengan melakukan monitoring setiap bulan dan melakukan bimtek secara intensif langsung ke lapang terutama terkait dengan pemanfaatan sumber bahan baku disekitar peternak untuk dijadikan pakan yang berkualitas” Hal tersebut disampaikan Chendy Tafakresnanto pada saat menutup acara bimtek.

#bimtekAyamKUB
#lamongan
#bptpjatim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *