Sabtu, Desember 7

Bersama BPTP Balitbangtan Jatim, Petani Tak Takut Bertanam Bawang Merah di Luar Musim

Bawang Merah sebagai salah satu komoditas hortikultura dengan fluktuasi harga tinggi, maka salah satu strategi yg dapat dipilih adalah dengan bertanam bawang merah sepanjang musim. Salah satu teknologi yang dapat digunakan untuk mewujudkan hal tersebut adalah dengan menggunakan benih asal biji botani/ TSS( True Shallot Seed) (TSS).

Demplot bertempat di Poktan karya Bhakti I Desa Purworejo Kec. Ngantang Kab. Malang, BPTP Balitbangtan Jawa Timur Bekerjasama dengan BI melaksanakan kegiatan Demplot Klaster Bawang Merah menggunakan TSS di Luar Musim.
Inovasi teknologi yang digunakan dalam kegiatan ini adalah : penggunaaan benih TSS sebagai sumber benih, teknologi air kelapa untuk memperbanyak jumlah umbi per rumpun, penggunaan ( refugia, light trap, perangkap kuning, trichokompos) untuk pengendalian OPT.

Panen perdana dilaksanakan pada tanggal (04-11-2019) di lahan milik Poktan Karya Bhakti I dan dihadiri oleh KepalaPerwakilan BI Malang (Azka Subhan Amminurridho), Kepala BPTP Jawa Timur Dr. Ir. Chendy Tafkresnanto, MP, Kepala Desa Purworejo beserta perangkat desa, PPL kec. Ngantang, dan poktan Karya Bhakti I. Pada pertemuan tersebut ketua poktan melaporkan kepada Ka BPTP Balitbangtan Jatim dan Kepala Perwakilan BI Malang, bahwa provitas yang diperoleh adalah 20,7 ton/ha, berdasar perhitungan ubinan pada luasan 1 m2 adalah 2,07 kg. Hasil tersebut direspon baik oleh Poktan, karena kegiatan tersebut dilaksanakan di luar musim.

Kepala BPTP Balitbangtan Jawa Timur menegaskan bahwa BPTP akan terus mendampingi kegiatan petani, sebagai penghasil Teknologi juga bertugas membumikan teknologi yang dihasilkan, karena keberhasilan pertanian salah satunya menggunakan inovasi teknologi.
Kepala Perwakilan BI Malang mengucapakan terimakasih kepada BPTP Jawa Timur karena telah memberikan pendampingan intensif dan provitasnya cukup tinggi di luar musim, dan diharapkan jika provitas diluar musim tinggi maka inflasi komoditas bawang merah dapat dikendalikan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *