Kamis, Oktober 18

Bimtek Pengolahan Produk Berbasis Jagung bagi KWT Situbondo

Situbondo – Di Wilayah Jawa Timur, komoditas jagung selain sebagai makanan pokok sebagian masyarakatnya, juga sebagai pakan ternak serta bahan baku industri makanan. Dalam mendukung hal tersebut, BPTP Jawa Timur khususnya tim Kelti Pascapanen secara konsisten memberikan pelatihan atau bimbingan teknis (bimtek) bagi KWT di Situbondo, tepatnya di Desa Jatisari, Kecamatan Arjasa, Kabupaten Situbondo, yang dilaksanakan pada hari Rabu, 26 September 2018. Adapun kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan industri olahan jagung di perdesaan untuk meningkatkan nilai tambah komoditas jagung di daerah tersebut.

Dalam bimtek tersebut, peneliti BPTP Jawa Timur yang menjadi narasumber adalah ibu Ir. S.S. Antarlina. MS, ibu Ir. Sri Harwanti, dan Bpk. Jumadi, diikuti oleh kurang lebih 35 peserta. Kegiatan yang dilaksanakan di rumah salahsatu petani ini dilaksanakan dengan penuh semangat oleh seluruh ibu-ibu yang hadir. Hal ini membuktikan bahwa antusiasme peserta dalam mengembangkan produk olahan berbasis jagung tersebut sangat besar.

Sebelumnya dilakukan presentasi terkait potensi komoditas jagung yang tidak hanya sebagai pakan ternak, namun dapat dikembangkan secara luas sebagai produk makanan dalam kemasan yang diminati konsumen di pasaran. Adapun produk olahan yang dipraktekkan oleh peserta adalah minuman sari jagung, tepung jagung, kerupuk jagung, kaastengel, brownies kukus, onde2 ketawa, stick jagung, dan tortilla jagung.

Sebagai salah satu daerah penghasil jagung terbesar di Jawa Timur, diharapkan peserta bimtek dapat mengambil manfaat untuk pengembangan usaha pasca panen jagung bagi kelompok tani maupun KWT di wilayah Situbondo pada khususnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *