Kamis, Oktober 18

BPTP JATIM Gelar Training Of Trainer

Surabaya, 13 September 2018 – Dalam rangka mendukung pengembangan Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) yang dilakukan oleh Badan Ketahanan Pangan (BKP) secara masif, maka pendampingan kegiatan tersebut di setiap provinsi dan kabupaten/ kota masih perlu dilakukan oleh BPTP. Dimana BPTP mempunyai tugas untuk memproduksi benih biji/semai yang kemudian didistribusi ke Kebun Bibit Desa, sebagai tenaga narasumber dalam pelatihan, serta menyediakan bahan publikasi yang mendukung diseminasi inovasi pertanian untuk optimalisasi lahan pekarangan.
Sehubungan dengan hal tersebut, BPTP Jatim bekerjasama dengan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Jatim menyelenggarakan Training of Trainer KRPL untuk petugas pendamping kabupaten/kota penerima KRPL BKP pusat. Acara yang diikuti 65 orang peserta dari 33 kabupaten/kota di Jatim ini dilakukan di 2 tempat, yaitu Dinas Pertanian dan KP provinsi Jatim dan Laboratorium Diseminasi-BPTP Jatim, yang lokasinya berdampingan.

Acara diawali sambutan Ptl. Kabid Ketahanan Pangan, Ir. Rahayu Itita, MMA, yang menyatakan bahwa masalah ketersediaan pangan harus ada perhatian dari berbagai pihak. Baik dari jumlah maupun mutunya.Hal ini didukung adanya kegiatan pengembangan KRPL.
KRPL bertujuan untuk pemanfaatan lingkungan yg dilakukan oleh PKK.
Diharapkan peserta TOT dapat belajar dan berlatih, serta menularkan pada kelompok wanita untuk menunjang kegiatan pemanfaatan pekarangan.

Sementara itu kepala BPTP Jatim, Dr. Chendy Tafakresnanto, MP memaparkan bahwa angka stunting di Jatim masih relatif tinggi. Untuk itu program KRPL yang telah dicanangkan bpk Susilo Bambang Yudhoyono di Pacitan dapat dilaksanakan dan dikembalikan kejayaannya. Terutama untuk menumbuh kembangkan kemampuan keluarga dalam pemanfaatan lingkungan. BPTP Jatim memiliki KBI sebagai penyedia benih dan di desa ada KBD. Tujuan
KRPL mengarah untuk meningkatkan pendapatan, penyediaan konsumsi keluarga yg B2SA (Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman). Harapannya peserta TOT mampu menjadi trainer di wilayah masing-masing.

Acara dilanjutkan dengan pemaparan Dukungan Inovasi dalam Pengembangan KRPL, sementara itu materi teknis disampaikan budidaya tanaman sayur dan buah di pekarangan, hidroponik, lesson leaened (membangun kelompok) oleh peneliti BPTP Jatim, Saiful Hosni, SP.

Sementara itu, pada kelas teori dan praktek Pengolahan pasca panen dengan narasumber Lailatul Isnaini, SP materi pembuatan mie sayur, stick sayur, kripik sayur, sari jagung manis, serta aneka jus sayur.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *