Rabu, Agustus 22

Disperindag undang Peneliti Pascapanen BPTP Balitbangtan Jawa Timur dalam Pelatihan Teknologi Olahan Produk Kelor di Jember

JEMBER,(11/07/2018) – Dalam rangka meningkatkan pengembangan industri agro, khususnya yang merupakan hasil pertanian, kehutanan dan perkebunan, maka Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Timur menyelenggarakan Bimbingan Teknis Pengembangan Industri Berbasis Daun Kelor, dengan mengundang Peneliti Pascapanen BPTP Balitbangtan Jawa Timur sebagai nara sumber, yang melatih ibu-ibu Kelompok Wanita Tani (KWT) di UPT PSMB, Jember, pada hari Rabu, tanggal 11 Juli 2018.

Dalam pelatihan tersebut, tim Pascapanen BPTP Balitbangtan Jawa Timur yang terdiri dari Lailatul Isnaini, S.TP; Ita Yustina, S.T; dan Jumadi, memberikan pelatihan tentang teknologi pengolahan kelor menjadi produk olahan bernilai tambah, dilanjutkan dengan praktek pembuatan tepung kelor dan beberapa variasi produk olahannya, yaitu mie kelor, cake marmer, dan teh kelor.

Pelatihan pengolahan daun kelor tersebut diikuti oleh sekitar 30 peserta yang terdiri dari ibu-ibu KWT dari Kecamatan Ambulu, Wuluhan dan Tanggul di kota Jember. Peserta sangat antusias dalam melaksanakan praktek pembuatan tepung kelor menjadi berbagai produk olahan.

Selain itu BPTP Balitbangtan Jawa Timur berupaya untuk selalu mengedepankan teknologi dalam mengolah suatu bahan khususnya kelor menjadi tepung dengan kualitas yang baik. Diantara teknologi yang dikemukakan adalah proses blanching pada pembuatan tepung kelor untuk menghilangkan bau langu dan memperbaiki warna tepung, sehingga dapat menghasilkan produk olahan yang lebih meningkat kualitasnya.

Selama ini masyarakat mengenal tanaman kelor hanya dapat dimanfaatkan untuk pakan ternak dan sayuran. Dengan adanya pelatihan ini, peserta akan terbuka wawasannya bahwa daun kelor dapat diperluas fungsinya sebagai produk dengan variasi olahan baru dan sebagai minuman fitofarmaka yaitu teh yang berkhasiat, sehingga kedepan dapat mendorong wirausaha di bidang olahan produk dimaksud, yang secara tidak langsung dapat meningkatkan pendapatan keluarga petani.

Kedepan perlu kiranya kerjasama yang lebih intens dan berkembang cakupannya dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Timur, mengingat BPTP Balitbangtan Jawa Timur telah menjadi mitra klasik mereka dalam pengembangan olahan produk bernilai tambah guna meningkatkan ekonomi masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *