Rabu, November 21

Dukung Upsus Pajale, BPTP Jawa Timur selenggarakan Bimtek Optimalisasi LTT melalui Teknologi Tumpangsari

(Banyuwangi, 31/10/2018) Mendukung program UPSUS Pajale untuk mewujudkan swasembada pangan, bertempat di ruang pertemuan Dinas Pertanian Kabupaten Banyuwangi, BPTP Jatim mengadakan “Bimtek Optimalisasi LTT melalui Teknologi tumpangsari dalam rangka mendukung UPSUS Pajale Jatim”.

Acara dibuka oleh Kabid Tanaman Pangan Dinas Pertanian Kabupaten Banyuwangi, Ilham Juanda, SP Dihadiri Tim UPSUS BPTP Jawa Timur, jajaran Dinas Pertanian terkait, mantri tani, POPT, Penyuluh dan petani dari kelompok tani di tiga kecamatan penerima benih tanaman tumpangsari, yaitu Kecamatan Tegal delimo, Pesanggaran dan Kalipuro. dan Adapun peserta yang hadir dalam kegiatan tersebut adalah 70 orang.

Dalam kesempatan tersebut, narasumber dari BPTP Jawa Timur, Ardiansah, SST memberikan penjelasan terkait dengan aspek teknis teknologi tumpangsari Pajale dan upaya peningkatan produktivitas lahan. Dengan teknologi tumpangsari ini, diharapkan Optimalisasi LTT dapat tercapai dan pendapatan petani juga meningkat.

Adapun program tumpangsari Pajale yang akan dilaksanakan di Kabupaten Banyuwangi adalah seluas 85 Ha di Kecamatan Tegal delimo, Pesanggaran dan Kalipuro.

Para petani yang hadir sangat antusias dalam mengikuti bimtek tersebut, terlihat dari beberapa pertanyaan dan permasalahan yang umum dihadapi oleh petani di daerah tersebut yaitu terkait jarak tanam yang dipersaratkan yang dianggap terlalu rapat, harga kedelai yang murah, varietas kedelai yang adaptif terhadap cekaman iklim.

Petani berharap ada solusi terkait dengan kondisi lahan kering di lokasi mereka yang tingkat kesuburannya rendah. Pemberian pupuk organik secara intensif dan biodekomposer merupakan salah satu teknologi anjuran untuk mengatasi tingkat kesuburan tanah yang rendah.

Melalui bimbingan teknis tentang teknologi ini, diharapkan petani dapat mengadopsi sistem tanam tumpangsari tersebut dengan aplikasi penanaman sesuai dengan kondisi tanah masing-masing, sehingga hasilnya sesuai dengan harapan petani.

Terkait program dimaksud, BPTP Jawa Timur ditugaskan mendampingi kegiatan pengembangan tumpangsari Pajale baik dalam pengawalan teknologi maupun pendampingan dalam bentuk demplot Tumpangsari Pajale yg juga difasilitasi penuh oleh BPTP.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *