JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Walikota Surabaya Inisiasi Taman Cabai di Strain Kalimas Surabaya

Pin It

 Gelar acara Surabaya Pedes digagas oleh Komunitas Bicara Surabaya, yang dilakukan selama tiga hari berturut-turut, yakni dimulai hari Sabtu tanggal 15 April sampai dengan 17 April 2017 sebagai puncak acara.  Bicara Surabaya merupakan sebuah komunitas yang keanggotaannya dari berbagai profesi.  Pada perhelatan acara ini menggandeng Pemerintah Kota Surabaya, Polrestabes Surabaya dan Kejari Surabaya serta beragam komunitas lainnya. Diantaranya, Komunitas Love Suroboyo, Tunas Hijau, Karang Taruna Surabaya dan sejumlah PR Hotel di Surabaya serta kader penggerak lingkungan. 

Pada hari pertama, Sabtu tanggal 15 April 2017, acara dibuka oleh Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol. M. Iqbal.  Acara diawali dengan membagikan bibit cabai gratis kepada masyarakat di tiga titik.  Diantaranya di Taman Bungkul sebagai tempat nongkrong anak muda; di seputaran Monumen Bambu Runcing dan Perempatan Darmo.  Tempat-tempat ini sangat strategis untuk lalu-lalang warga Surabaya.  Pada hari kedua, Minggu, 16 April, Giat Surabaya Pedes dengan jadwal membagikan bibit cabai ke kampung-kanpung yang ada di seluruh kecamatan kota Surabaya.  Selain itu demi tercapainya Surabaya Pedes, pihak panitia memanfaatkan moment berkumpulnya warga kota Surabaya di arena Car Free Day (CFD) di jalan Darmo.

Kegiatan pembagian atau lebih dikenalkan dengan istilah sedekah sejuta bibit dan benih cabai yang merupakan sedekah dari para sponsorship yang peduli dengan kota Surabaya.  Dalam pendistribusiannya ini melibatkan personil kepolisian, Polwan dan Satpol PP Wanita Kota Surabaya yang cantik-cantik dengan menggunakan roller blade sejenis sepatu roda, blusukan ke kampung-kampung, agar bibit diterima dan langsung ditanam oleh warga Surabaya.  Acara sedekah dan nandur cabe itu dimaksudkan untuk menanggulangi kelangkaan cabe di Surabaya.  Kedepannya, diharapan bibit cabe yang disebar ditanam dan dipelihara di masing-masing halaman rumah warga.  Kelak, tidak ada lagi kelangkaan dan mahalnya harga cabe yang dikeluhkan masyarakat.

Surabaya Memang OK Banget !!  Walikota Surabaya, Tri Rismaharini sangat mendukung untuk menginisiasi pembuatan Taman Cabai, yang belum pernah ada selama ini.  Rencananya akan menyulap Strein Sungai Kalimas di Jalan Irian Barat, sekitar eks Kolam Renang Brantas menjadi TAMAN CABAI dan akan difungsikan sebagai pusat edukasi bercocok tanam.    Oleh karena itu puncak acara penanaman bibit cabai pada Surabaya Pedes di difokuskan di Strain Sungai Kalimas dengan ditandai dengan nandur  bareng  (tanam bersama) Walikota Surabaya Tri Rismaharini yang didampingi Kapolrestabes Sruabaya dan Kajari Didik Farkhan Ausyahd.  Turut pula mendampingi ibu Walikota nandur bareng, yakni: dr. Ir. Chendy Tafakresnanto, MP., Kepala BPTP Jawa Timur;  anggota DPRD serta berbagai komunitas yang ada di Surabaya yang peduli dengan kegaitan sosial itu.  Kesuksesan dan keberhasilan Surabaya Pedes ini juga karena didukung oleh para sponsorship handal seperti: Pakuwon Grup, Honda Surabaya Center, PGN, Bank Jatim, PDAM Surya Sembada, PIOS, NAV Karaoke Keluaraga, Pelindo III serta UPT Badan Litbang Pertanian, termasuk juga Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Jawa Timur.

Sebagai bahan renungan pada giat gelar Surabaya Pedes, bahwasanya: “Orang yang kuat bukanlah yang pandai bergulat, namun orang yang kuat adalah orang yang memiliki jiwa besar dalam menghadapi setiap tantangan”. “Barang siapa yang bersabar atas kesulitan dan himpitan kehidupannya, maka kelak akan diberikan syafaat”. “Dan sesudahya di setiap persendian manusia wajib bersedekah di kesehariannya”.  Maknanya adalah Surabaya dipimpin oleh seorang wanita yang ulet dan bersahaja, dalam menghadapi kesulitan warganya, tingginya harga cabai, beliau dianugrahkan pemikiran yang briliant untuk mengajak bangkit warganya dengan cara terus berkarya agar terhindar dari kesulitan.  Di sisi lain bagi warga yang sukses, telah mensedekahkan sejuta bibit dan benih untuk kota Surabaya.  Agar Surabaya Survive, Surabaya mampu bertahan dalam kondisi apapun, serta Surabaya tentram dan aman.  Itulah harapan ibu Walikota yang disayangi warganya, yang disampaikan pada akhir pernyataannya di sela-sela acara tersebut. (Tini S.)