JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Mojokerto Terapkan Konsep Tanam Padi Jajar Legowo Super

Pin It

Bersinergi dengan upaya pencapaian swasembada padi nasional melalui sentuhan inovasi teknologi yang telah dicanangkan Kementerian Pertanian beberapa waktu yang lalu, Kabupaten Mojokerto pun telah ambil bagian untuk berperan melalui penanaman padi dengan sistem tanam jajar legowo super. Kegiatan penanaman dengan sistem tanam jajar legowo super yang didampingi oleh Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Jawa Timur ini telah memasuki Musim Tanam kedua (MT II/Agustus-September 2017) pada lahan seluas 575 Ha. Penanaman padi yang dilaksanakan pada tanggal 7 September 2017 tersebut dihadiri oleh Camat Gedeg, Pasiter Danramil, Kepala Desa Gempolkerep beserta undangan yang terdiri dari anggota kelompok tani setempat. Beberapa komponen teknologi yang telah diterapkan di lahan antara lain: (1) persemaian kolektif sistem kering dengan memanfaatkan jalan usaha tani (jalan dekat sawah) serta area halaman rumah sebagai lokasi persemaian; (2) tanam bibit dengan menggunakan Indojarwo Transplanter serta (3) penggunaan Varietas Unggul Baru (VUB) padi Inpari-32.

Penggunaan mesin tanam Indojarwo transplanter ini diharapkan mampu menjawab kendala kelangkaan tenaga kerja tanam yang kerap dialami di beberapa daerah dengan waktu tanam yang serempak sekaligus meningkatkan efisiensi waktu tanam sehingga dapat berpengaruh positif terhadap Indeks Pertanaman (IP) padi sawah di Mojokerto. Selain itu, VUB padi Inpari-32 yang dianjurkan untuk ditanam di ekosistem tanah dataran rendah dinilai cocok dengan kondisi geografis Kabupaten Mojokerto yang berada < 500 meter di atas permukaan laut (AL-IB)