Rabu, Oktober 16

Kelembagaan Ekonomi Berbasis Korporasi Petani Komoditas Itik Di Mojokerto.

Kegiatan pengembangan kawasan pertanian komoditas itik berbasis korporasi petani di Kabupaten Mojokerto merupakan proyek percontohan (Pilot Project) nasional dengan Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Dirjen PKH) sebagai Leading Sectornya pada tahun 2019 ini

Sebagai hasil tindak lanjut hasil sosialisasi oleh Dirjen PKH di Mojokerto pada bulan Juni 2019 lalu, Dinas Pertanian Kabupaten Mojokerto melalui Kepala Bidang Peternakan telah menginisiasi terbentuknya kelembagaan ekonomi berupa Unit Manajemen Kawasan (UMK). Iniasiasi unit ini dihadiri oleh 13 kelompok peternak itik yang berasal dari 5 Kecamatan yaitu Kecamatan Mojosari, Mojoanyar, Pungging, Ngoro dan Bangsal. Dalam kegiatan tersebut juga disepakati pemilihan struktur kepengurusan yang terdiri dari ketua, sekretaris dan bendahara.

Pada tanggal 26 Juli 2019 lalu, struktur pengurus UMK terpilih pun telah menggelar pertemuan guna membahas pemilihan ketua untuk setiap unit usaha yaitu: unit usaha pakan, unit usaha pembibitan, unit usaha pemasaran, unit usaha pembesaran itik pedaging/petelur, unit pengolahan hasil dan unit kesehatan hewan (Keswan). Kelembagaan UMK yang terbentuk ini nantinya akan didaftarkan sebagai badan hukum koperasi. Pemilihan struktur pengurus di setiap unit usaha ditetapkan dengan mempertimbangkan lokasi (Locus) sentra usaha dan keunggulan yang dimiliki oleh setiap kelompok anggota dari 5 kecamatan guna membentuk suatu kelembagaan ekonomi di kawasan produksi itik yang berbasis korporasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *