Rabu, Agustus 22

Narasumber Pasca Panen BPTP Jatim diundang hingga ke Tanah Sulawesi

Enrekang – Bank Indonesia kembali menggandeng BPTP Jatim dalam rangka mempersiapkan programnya untuk pengembangan klaster bawang merah, tepatnya di Kab Enrekang. Hal ini merupakan sesuatu yang membanggakan karena tim pasca panen BPTP Jatim dipercaya memberikan pelatihan pengolahan produk makanan berbahan baku bawang merah kepada kurang lebih 30 peserta yang tergabung dalam anggota KWT potensial binaan kantor perwakilan BI Prov Sulsel.

Kegiatan pelatihan berlangsung selama 2 hari, tanggal 3-4 Mei 2018, yang dilaksanakan di Hotel Sahid, Kab Tana Toraja. Pelatihan diselenggarakan oleh BI prov Sulsel bekerjasama dengan Pemerintah Kab Enrekang dalam rangka membina UMKM binaan kedua institusi tersebut yang bertujuan untuk meningkatkan nilai tambah produk UMKM untuk olahan makanan berbahan baku bawang merah di kab tersebut.

Dalam pelatihan ini, disampaikan berbagai materi terkait pembinaan usaha klaster (hulu ke hilir) dari berbagai instansi, diantaranya adalah tentang sertifikasi halal produk makanan olahan oleh narsum dari Halal Centre Universitas Muslim Indonesia, legalitas dan proses perizinan usaha yang disampaikan oleh Disperindag dan Dinkes Kab Enrekang, manajemen usaha oleh konsultan BI, dan sebagai narasumber pamungkas yaitu dari BPTP Balitbangtan Jatim yang menyampaikan materi sekaligus praktek pembuatan resep makanan olahan bawang merah.

Dalam kesempatan tersebut, tim Pasca Panen BPTP Jatim yang terdiri dari ibu Ir. S.S. Antarlina MS, dan ibu Ir. Sri Harwanti memberikan pengetahuan tentang materi terkait komoditas bawang merah dan praktek pembuatan produk bawang merah. Produk olahan yang dipraktekkan adalah produk bawang goreng, camilan stik bawang merah, pasta bawang merah, sirup bawang merah, bawang merah kaleng (acar), bawang merah bubuk, dan peyek bawang merah.

Saat ini pengembangan UMKM di hampir seluruh daerah di Indonesia menjadi sangat penting karena UMKM menjadi salahsatu motor penggerak perekonomian masyarakat. Program yang dilaksanakan oleh kantor perwakilan BI sangat membantu sebagai penyangga UMKM ini utk terus berusaha mengembangkan usahanya. BPTP Jatim bekerjasama dengan tim dari perwakilan BI untuk memberikan kontribusi berupa pengetahuan terkait produk olahan yang diminati masyarakat sehingga dapat memberi wawasan baru bagi UMKM tersebut agar bisa berinovasi sehingga kedepan mampu menghasilkan produk yang dapat diterima oleh pasar.

Maju Terus UMKM Indonesia !

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *