Rabu, Agustus 22

Satu lagi Peneliti BPTP Balitbangtan Jawa Timur berikan Pelatihan Produk Olahan Jagung di Sumatera Selatan

Musi Banyuasin – Taman Teknologi Pertanian (TTP) dapat menjadi bagian dari tempat pemberdayaan masyarakat pertanian dari hulu hingga hilir, salah satunya adalah pengolahan dari komoditas spesifik di daerah sekitar TTP. Oleh karena itu, pada kesempatan ini TTP di Kabupaten Musi Banyuasin (MUBA) Sumatera Selatan, mengundang Peneliti Pascapanen BPTP Balitbangtan Jawa Timur, yaitu Ir. Sri Harwanti dan Aniswatul Khamidah, STP, untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman dalam mengolah biji jagung menjadi produk olahan pangan yang diminati konsumen. Pelatihan dilaksanakan pada hari Selasa-Rabu, tanggal (3/7 dan 4/7/2018).

Pelatihan ini diikuti sekitar 50 orang peserta, yang terdiri dari jajaran UPTD Sungai Lilin, perwakilan Dinas Pertanian Kabupaten Musi Banyuasin, pengurus TTP Sungai Lilin, peneliti dan penyuluh BPTP Sumatera Selatan, PKK Kecamatan Sungai Lilin, serta perwakilan Poktan dan KWT Sungai Lilin dan sekitarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala UPTD Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan Kecamatan Sungai Lilin, Bpk. Didin Haerudin, SP, MSi., dalam sambutannya menyampaikan tujuan dari kegiatan ini, yaitu untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan Kelompok Tani (Poktan) dan Kelompok Wanita Tani (KWT), tentang pengolahan biji jagung yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal, khususnya untuk industri rumah tangga. Saat ini biji jagung hanya dimanfaatkan sebagai pakan ternak dan dipasarkan dalam bentuk segar. Dengan pelatihan olahan jagung ini, diharapkan dapat memberikan nilai tambah pada komoditas jagung, dan pada akhirnya dapat meningkatkan pendapatan petani dan ibu-ibu KWT, serta masyarakat pada umumnya.

Pelatihan diawali dengan pemberian materi tentang komoditas jagung dan pemanfaatannya menjadi variasi olahan produk yang dapat dipasarkan. Selanjutnya dilakukan praktek pembuatan olahan produk jagung, antara lain tepung jagung, mie jagung, stik jagung, es krim jagung, minuman sari jagung, dan tortila.

Pada sesi praktek pembuatan olahan jagung, peserta khususnya ibu-ibu KWT sangat antusias dan cukup aktif dalam mempraktekkan resep olahan jagung yang disampaikan oleh nara sumber dari BPTP Balitbangtan Jawa Timur. Hal ini terlihat dari hasil olahan yang dibuat peserta yang cukup berkualitas dan kedepan dapat diminati konsumen.

Peneliti BPTP Balitbangtan Jawa Timur khususnya dari Kelti Mekanisasi dan Teknologi Pascapanen, berupaya untuk terus mengembangkan produk olahan dari berbagai komoditas pertanian sesuai kearifan lokal dari setiap daerah di wilayah TTP, sehingga TTP milik daerah manapun di Indonesia dapat memberikan manfaat bagi masyarakat di sekitarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *