Kamis, Januari 27

Info Teknologi

Ayam Kampung Unggul Balitbangtan (Ayam KUB)

Ayam Kampung Unggul Balitbangtan (Ayam KUB)

Info Teknologi
Merupakan hasil seleksi ayam kampung selama 6 generasi yang memiliki keunggulan antara lain mampu bertelur hingga mencapai 160-180 butir/ekor/tahun, masa mengeram berkurang hingga tinggal 10% sehingga ayam cepat bertelur kembali. Selain itu, ayam ini dapat tumbuh lebih cepat daripada ayam kampung biasa. Rasa daging ayam KUB gurih, sebagaimana ayam kampung pada umumnya. Ayam kampung biasa, biasanya bertelur 10-15 butir per induk selama periode bertelur (2-3 minggu), kemudian mengeram 21 hari (3 minggu) dan mengasuh anak 6- 8 minggu, total periode bertelur 12-14 minggu, jadi 1 tahun hanya bisa bertelur 4-5 kali periode bertelur, atau bertelur sekitar 40-60 butir sampai dengan 50-75 butir per tahun. Dengan Kelebihan yang dimiliki, Ayam KUB sangat potensial untuk di kembangkan di masyara...
Rekayasa Tanam Jagung Dalam Peningkatan Produktivitas Lahan Kering

Rekayasa Tanam Jagung Dalam Peningkatan Produktivitas Lahan Kering

Info Teknologi
Lahan kering yang dibatasi oleh ketersediaan air dibutuhkan pengelolaan tanaman dalam satu kesatuan pola tanam berdasarkan peluang curah hujan yang ada. Upaya meningkatkan produktivitas lahan kering dan intensitas pertanaman jagung, telah dilakukan penelitian rekayasa tanam jagung di Kecamatan Arjasa, Kabupaten Situbondo dan Kecamatan Manding, Kabupaten Sumenep. Jagung varietas HJ 21 yang ditanam dengan jarak tanam 75 cm x 20 cm diperoleh hasil 5,0-6,7 t/ha, sedangkan rekayasa jarak tanam menjadi double row 100 cm x 50 cm x 20 cm dengan populasi sama diperoleh hasil 5,5-7,5 t/ha atau terdapat kenaikan 0,5-0,8 t/ha pipilan kering. Selain hasil meningkat, jagung jarak tanam double row membutuhkan biaya pengelolaan dan benih jagung yang sama dengan jagung jarak tanam biasa sehingga keuntungan
Optimisme Mengelola Lahan Kering Ditengah Kelesuan Produksi Kedelai

Optimisme Mengelola Lahan Kering Ditengah Kelesuan Produksi Kedelai

Info Teknologi
Kedelai merupakan tanaman yang banyak diusahakan di lahan sawah dan sebagian yang berkembang di lahan kering. Kelesuan produksi kedelai tidak terlepas dari persaingan secara kompetitif dengan jagung karena dapat berproduksi di lahan yang sama dan tanaman jagung mempunyai nilai pendapatan lebih baik dibanding kedelai. Kunci utama dalam menggairahkan minat tanam kedelai adalah harga jual yang lebih baik. Meskipun harga acuan berdasarkan Permendag Noor 27/M-DAG/PER/5/2017 tentang penetapan harga acuan pembelian di petani untuk kedelai Rp. 8.500/kg, namun harga jual kedelai di lapang sekitar Rp.6.000 s/d Rp.7.000/kg, salah satunya dipengaruhi oleh mutu yang kurang baik, ukuran biji beragam dan tercampur varietas lain, disamping produktivitas kedelai di lahan kering sangat rendah berkisar 1-...
Largo Super : Upaya Mendongkrak Produksi Padi Lahan Kering

Largo Super : Upaya Mendongkrak Produksi Padi Lahan Kering

Info Teknologi
Ketergantungan produksi padi pada lahan sawah dalam mempertahankan dan meningkatkan swasembada beras cukup berat bila tidak mempertimbangkan kontribusi produksi padi lahan kering. Kondisi lahan kering yang kurang subur dengan sumber pengairan terbatas sangat mempengaruhi rendahnya produktivitas padi gogo. Untuk itu diperlukan terobosan teknologi dalam meningkatkan produksi padi melalui penambahan input produksi agar diperoleh hasil yang maksimal, yaitu dengan teknik budidaya padi Largo (larikan gogo) Super. Kegiatan penelitian budidaya padi Largo Super di lahan kering dilaksanakan di Kecamatan Arjasa, Kabupaten Situbondo. Padi Largo Super merupakan cara tanam larikan legowo (40 cm x 20 cm x 10 cm), menggunakan varietas Inpago 10, pemupukan an-organik dan organik menggunakan biodekomposer M
Sorgum Mendukung Diversifikasi Pangan Sekaligus sebagai Pangan Fungsional untuk Kesehatan

Sorgum Mendukung Diversifikasi Pangan Sekaligus sebagai Pangan Fungsional untuk Kesehatan

Info Teknologi
Keunggulan Tanaman SorgumTanaman sorgum adalah komoditas serealia, satu famili dengan padi dan jagung. Namun keunggulan tanaman sorgum dapat tumbuh baik dilahan sub optimal, tahan kekeringan, dapat dilakukan ratoon, dan mudah dibudidayakan.Tanaman sorgum menghasilkan biji dan setelah dilakukan pengupasan kulitnya (penyosohan) menghasilkan beras sorgum, selanjutnya beras sorgum digiling menghasilkan tepung sorgum. Selain untuk tepung, beras sorgum juga dikonsumsi sebagai nasi sorgum serta pangan lainnya (tape dan snack), sedangkan tepung sorgum untuk berbagai keperluan olahan pangan berbasis tepung (kue, roti, bubur, bihun, dll).Beras dan tepung sorgum sangat potensial mendukung program diversifikasi pangan dan ketahanan pangan. Kandungan nutrisi lebih baik beras sorgum, kadar ...
“Bulai” (Budidaya Tumpangsari Tebu dan Kedelai)

“Bulai” (Budidaya Tumpangsari Tebu dan Kedelai)

Info Teknologi
Budidaya tumpangsari tanaman tebu dan kedali (Bulai) merupakan salah satu cara untuk memperluas lahan budidaya kedali dan meruoakan salah satu usaha peningkatan produksi kedelai melalui diversifikasi tanaman dengan memanfaatkan ruang kosong pada lahan tebu. Masalah yang muncul dalam penanaman kedelai di lahan tebu adalah kompetisi cahaya, unsur hara dan air. Oleh karena itu perlu adanya pengaturan jarak tanam dan waktu tanam yang tepat. Ukuran kanopi dan populasi tanaman kedelai yang ditumpangsarikan dengen tebu merupakan faktor utama dalam menetukan produktivitas tebu dan kedelai dalam sistem tumpang sari. Sistem tanam tumpangsari tersebut menurunkan produktivitas tebu sekitar 1,4 - 21,8% tergantung dari jenis tanaman yang ditumpangsarikan. Penurunan produktivitas terjadi melalui penuruna...
Teknologi Produksi Biji “True Shallot Seed” Bawang Merah

Teknologi Produksi Biji “True Shallot Seed” Bawang Merah

Info Teknologi
Bawang merah adalah sayuran dengan nilai ekonomi tinggi yang dalam budidaya secara konvensional menghadapi masalah utama dalam penyediaan bahan tanam (propagule) yang menyebabkan produktivitasnya rendah. Penyebab produktivitas rendah itu adalah degenerasi bibit karena akumulasi patogen seperti Fusarium sp., Colletotrichum sp., Alternaria sp dan berbagai virus di dalam umbi bibit yang diperbanyak secara vegetatif terus menerus. Masalah ini dapat diatasi dengan penggunaan Biji Sejati Bawang merah (True Shallot Seed - TSS) sebagai bahan tanaman. TSS memiliki berbagai keuntungan diantaranya kebutuhan bahan tanam yang lebih sedikit, relatif lebih bebas dari penularan penyakit jika dibandingkan dengan umbi bibit.
Membuat Dekomposer Lokal

Membuat Dekomposer Lokal

Info Teknologi
Saat ini dekomposer produksi pabrikan yang biasa beredar di pasaran dan paling mudah ditemui antara lain EM-4, superdegra, stardec, probion, dll. Sebagai bahan produksi pabrikan yang telah memiliki nilai komersial tinggi, tentu saja dekomposer ini memiliki harga yang cukup mahal, dan antara satu produk dengan produk lain memiliki harga yang berbeda. Menurut Setiasih, S.Pt, MP staf peneliti BPTP Jawa Timur, jika membeli dekomposer dirasa mahal petani dapat membuatnya sendiri. Caranya dengan memanfaatkan bahan yang ada di lingkungan sekitar kita, termasuk menggunakan limbah rumah tangga misalnya sayur-sayuran atau buah-buahan yang tidak terpakai.  Selain itu juga bisa menggunakan bagian tanaman yang ada di lingkungan sekitar kita misalnya bonggol pisang dan rebung bambu. Hasil tersebut