Kamis, Januari 27

Gelar Panen Bersama VUB Padi Khusus dan Spesifik Lokasi di Kabupaten Jember

Jember, 09 Agustus 2021 – Bertempat di Desa Dukuh Dempok, Kecamatan Wuluhan, Kabupaten Jember Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Balitbangtan Jawa Timur menyelenggarakan acara panen bersama Varietas Unggul Baru (VUB) padi khusus dan padi spesifik lokasi. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala BPTP Jawa Timur, Dr. Ir. Catur Hermanto, MP beserta Tim Demfarm Kabupaten Jember , Tenaga Ahli (TA) dari H. Charles Meikyansah, S.Sos., M.I.Kom (Anggota DPR Ri Komisi IV), Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) Kabupaten Jember, Ir. Imam Sudarmadji beserta staff, Ketua Kelompok Tani dan Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Jember, Bp. Sucipto, Bulog cabang Kabupaten Jember, Kepala Desa Dukuh Dempok, stakeholder terkait, serta anggota Kelompok Tani “Tani Makmur” Desa Dukuh Dempok. Kegiatan tersebut tentunya dilaksanakan menggunakan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 yang ketat

Kegiatan panen tersebut merupakan rangkaian kerjasama BPTP Jawa Timur dengan anggota Komisi IV DPR RI Dapil Jawa Timur IV, H. Charles Meikyansah, S.Sos., M.I.Kom yang dilaksanakan pada lahan seluas 10 Hektar dengan rincian 7,5 Ha untuk kegiatan demfarm menggunakan 5 varietas yaitu Inpari 32 HDB, Inpari 42 Agritan GSR, Inpari 45 Dirgahayu, IR Nutrizinc dan Pamelen (Padi Merah Pulen) serta 2,5 Ha lahan untuk kegiatan perbenihan dengan menggunakan 2 varietas yaitu Inpari 45 Dirgahayu dan IR Nutrizinc.

Kepala BPTP Balitbangtan Jawa Timur, Dr. Ir. Catur Hermanto, MP menyampaikan bahwa kegiatan demfarm yang dilaksanakan di Kabupaten Jember ini merupakan program dari Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) Kementerian Pertanian RI yang difasilitasi oleh anggota Komisi IV DPR RI, H. Charles Meikyansah, S.Sos., M.I.Kom. Dalam pelaksanaannya, semua varietas yang ditanam dikawal dengan paket teknologi lengkap, mulai dari penggunaan benih berkualitas, penggunaan sistem tanam jajar legowo, serta penggunaan alsintan berupa transplanter jarwo dan combine harvester sebagai bentuk modernisasi pertanian. Keberhasilan kegiatan ini tentunya tidak dapat terwujud tanpa adanya dukungan dari berbagai pihak. Selanjutnya, Dr. Ir. Catur Hermanto, MP berharap agar kegiatan yang telah dilaksanakan dapat dipertahankan serta dikembangkan di daerah lain.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *