Inovasi Tak Kenal Henti, BPTP Jawa Timur Laksanakan Agrotechnovison dan Tempe Festival
Jumat, Mei 20

Inovasi Tak Kenal Henti, BPTP Jawa Timur Laksanakan Agrotechnovison dan Tempe Festival

Malang, 23 Juni 2021 – Balai Pengkajian Tekonologi Pertanian (BPTP) Jawa Timur lagi-lagi membuktikan bahwa pertanian akan terus hidup walau dimasa pandemi. Kali ini BPTP Jawa Timur melaksanakan kegiatan bertajuk “Agrotechnovison dan Tempe Festival”. Hal yang unik dari kegiatan festival ini adalah adanya konsep yang baru dimana kegiatan festival dilaksanakan secara online dan offline, tentu saja dengan menerapkan protokol pencegahan Covid-19. Menarik bukan?

Dalam laporannya, Kepala BPTP Balitbangtan Jawa Timur Dr. Ir. Catur Hermanto, MP menyampaikan bahwa kegiatan Agrotecnovision dan Tempe Festival ini dilaksanakan secara luring dan diikuti secara daring pada 9 lokasi Demfarm BPTP Jawa Timur. Selain itu dalam kegiatan ini juga dilaksanakan kegiatan bimbingan teknis, pameran, serta lomba dengan kategori pembuatan tempe dengan bahan baku non kedelai atau bahan baku kedelai yang dikurangi, serta kategori inovasi olahan tempe. Selanjutnya acara dibuka oleh Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) Dr. Ir. Fajry Djufry, M.Si secara virtual. Acara ini turut dihadiri pula oleh Kepala Satuan Kerja Kementerian Pertanian di Jawa Timur, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Timur, Dinas Pertanian Kabupaten dan Kota di Jawa Timur, Kepala UPTD Malang Raya, Pimpinan perguruan Tinggi Malang Rya, Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan Karangploso, serta tamu undangan.

Dalam kesempatan ini, BPTP Balitbangtan Jawa Timur mengekspos secara virtual kegiatan di 9 lokasi Demfarm yang dalam hal ini diwakili oleh petani dari Kabupaten Jember, Kabupaten Jombang, serta Kabupaten Mojokerto. Peserta kegiatan Demfarm tersebut menuturkan bahwa terdapat perbedaan yang cukup signifikan antara tanaman dalam kegiatan Demfarm dengan tanaman diluar Demfarm. Dengan demikian, petani menjadi semakin yakin dalam menerapkan paket teknologi yang dibawa oleh BPTP Balitbangtan Jawa Timur dikarenakan telah memberikan pengaruh positif dalam kegiatan Demfarm yang dilaksanakan. Setelah berbincang-bincang dengan petani di lokasi Demfarm, kegiatan dilanjutkan dengan acara penandatanganan kerjasama antara Kepala BPTP Jawa Timur dengan stakeholder, yaitu Kepala UPT Pengembangan Benih Hortikultura Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Timur serta DPPM Universitas Muhammadiyah Malang

Selanjutnya tamu undangan diajak untuk berkeliling menuju spot-spot utama di BPTP Balitbangtan Jawa Timur. Kunjungan pertama dilakukan pada spot pameran. Pada spot ini pengunjung disuguhkan berbagai macam tempe dari aneka kacang-kacangan, olahan berbahan dasar tempe, serta produk-produk yang dihasilkan oleh BPTP Balitbangtan Jawa Timur. Selanjutnya tamu undangan diajak menuju Taman Sumber Daya Genetik (SDG) BPTP Balitbangtan Jawa Timur. Taman ini mengusung tema keragaman SDG lokal Jawa Timur yang memiliki koleksi display tanaman lokal SDG Jawa Timur dengan 71 spesies dengan 603 asesi. Lokasi ketiga ialah Pekarangan Pangan Lestari (P2L) yang berisi aneka tanaman sayuran dan aneka tanaman bumbu. Selain itu padal P2L kita dapat melihat fasilitas karakterisasi SDG, manajemen pengairan, serta aneka kacang-kacangan. Lokasi terakhir yang dikunjungi adalah kawasan Karangkitri Jawatimuran. Pada kawasan terbagi menjadi 3 model, yaitu Model Jawa Mataraman, Model Madura Pandalungan, serta Model Kontemporer.

Dalam agenda hari ini juga dilakukan penjurian serta pengumuman pemenang dari kegiatan lomba pembuatan tempe dengan bahan baku aneka kacang, serta kategori inovasi olahan tempe dengan masing-masing 3 juara. Para pemenang mendapatkan hadiah berupa trofi, sertifikat, serta uang tunai sebagai bentuk penghargaan dari BPTP Balitbangtan Jawa Timur.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *