Inovatif, Ubah Kulkas Bekas Menjadi Mesin Tetas
Jumat, Mei 20

Inovatif, Ubah Kulkas Bekas Menjadi Mesin Tetas

Malang, 28 April 2021 – Minggu ini, BPTP Balitbangtan Jawa Timur kembali mengangkat tema seputar budidaya ayam Kampung Unggul Balitbangtan (KUB) atau lebih spesifiknya tentang penetasan telur ayam KUB. Berperan sebagai narasumber ialah Indra Bagus Raharjo, SST., M.Sc (Penyuluh BPTP Jawa Timur) dengan materi “Langkah Sukses Menetaskan Telur Ayam KUB” serta 2 narasumber lain yang merupakan praktisi handal di bidang budidaya ayam KUB, yaitu Kadiran (Teknisi Litkayasa Utama Balitnak) dengan materi “Membuat Mesin Tetas Skala Rumahan” dan Roni Indrayanto (Praktisi Penetasan Telur Ayam) dengan materi “Pembuatan Mesin Tetas dengan Bahan Daur Ulang”. Kegiatan BiOS kali ini dipandu oleh Ahmad Mualif Abdurrahman, S.Pt., M.Sc yang bertindak sebagai moderator.
Pada sesi pertama disampaikan tentang langkah sukses menetaskan telur ayam KUB beserta prosedur yang dilakukan secara standart yang disusun oleh peneliti ayam KUB di Balitnak. Setidaknya terdapat 4 aspek utama dalam penetasan ayam KUB yang seyogyanya harus dipahami dalam pelaksanaan kegiatan budidaya, sehingga akan memperbesar tingkat keberhasilan dalam proses penetasan telur ayam KUB. Keempat hal tersebut adalah proses peneluran yang mencakup bagaimana proses peneluran dan aspek-aspek proses peneluran, aspek telur tetas, kaidah penetasan, serta prosedur-prosedur penetasan yang harus dilalui agar proses penetasan telur ayam KUB dapat berjalan dengan optimal.
Pada sesi kedua pembahasan materi lebih ditajamkan kepada aspek teknis terkait mesin penetasan telur. Pembahasan dimulai dari karakteristik indukan yang ideal sebagai penghasil telur, pemilihan telur serta perlakuan yang dilakukan agar telur siap ditetaskan, ruangan mesin tetas, penyettingan mesin tetas, komponen-komponen mesin tetas, serta peralatan mesin tetas yang terkalibrasi untuk memaksimalkan kinerja mesin tetas.
Pada sesi ketiga dikenalkan mesin tetas dengan bahan daur ulang. Prinsipnya adalah membuat mesin tetas sederhana dengan memanfaatkan bahan bekas yang mudah di dapatkan. Bahan dasar yang digunakan adalah kulkas bekas yang sudah tidak terpakai. Pemilihan bahan dasar berupa kulkas dikarenakan sistem dalam kulkas dapat menjaga suhu lebih stabil, perawatannya sederhana, serta relatif murah sehingga sesuai dengan kebutuhan peternak terutama dalam skala rumahan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *