Kamis, Januari 27

PANEN DI TULUNGAGUNG, KEPALA BALITBANGTAN HARAP DEMFARM DIPERLUAS

Tulungagung, 28 Agustus 2021, Panen Bersama Demfarm VUB Padi Khusus dan Spesifik Lokasi Jawa Timur kembali digelar, kali ini giliran kabupaten Tulungagung. Demfarm dengan luasan 10 hektar di desa Tegalrejo, kecamatan Rejotangan ini terdapat 5 VUB padi, yaitu Inpari 32, Inpari 42, Inpari 45, Inpari Nutrizinc dan Pamelen.
Teristimewa pada panen demfarm ini, dihadiri langsung oleh Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Kepala Balitbang Pertanian, Kepala BBP2TP, Kepala BB Padi Sukamandi, Asisten II kabupaten Tulungagung, Ketua DPRD kab. Tulungagung, Kepala Dinas Pertanian kab. Tulungagung dan kepala BPTP Jatim.
Diawali dengan panen bersama secara manual, dilanjutkan dengan panen simbolis menggunakan combine harvester. Hasil rata-rata ubinan 7,5 ton/ha cukup bagus untuk Musim Tanam II, sebelumnya 6,2 ton/ha. Artinya terdapat peningkatan produksi.

Difusi dan hilirisasi inovasi hasil demfarm ini juga berkembang sampai ke Desa Balerejo, kecamatan Kauman kab Tulungagung, untuk itu dilaksanakan pula penyerahan secara simbolis benih padi Inpari 45, Pamelen dan Inpari Nutrizinc dari poktan Suko Tani ke Poktan Tani Karya dan Poktan Tani Mulyo.
Dilanjutkan dengan sambutan dan diskusi, acara yang tetap mengikuti prokes Covid 19 ini berjalan cukup interaktif. Kepala BPTP Jatim, Dr. Catur Hermanto, yang memandu langsung juga menyemangati petani untuk selalu tetap kompak dan kooperatif dalam menerapkan teknologi yang telah diperkenalkan. Sementara itu Khoiri, ketua Poktan Sukotani mengucapkan terima kasih atas kegiatan Demfarm pada kelompoknya, ke depan berharap adanya bantuan alsintan, yakni Combaine harvester dan transplanter.
Senada dengan kepala Dinas Pertanian Kabupaten Tulungagung yang merespon baik kegiatan demfarm ini karena meningkatan produksi tanaman pangan. Harapannya, berlanjut pada komoditas hortikutura dan lainnya.

Kepala Balitbang Pertanian, Dr. Fadjry Jufry, M.Si mengapresiasi Demfarm ini dan berharap ke depan luasan 10 hektar dapat bertambah. Beliau juga menginformasikan bahwa Kementan melalui BB Padi Sukamandi memiliki 384 VUB padi yang dilepas mulai tahun 1974. “Dari 11 juta hektar sawah di Indonesia, 96% benih sumbernya berasal dari sana”, tambahnya.
Sementara itu, VUB yang ditanam di kegiatan demfarm memiliki keistimewaan tersendiri. Nutrizinc misalnya, terdapat kandungan yang membantu mengatasi stunting. Pamelen padi merah pulen baik untuk diet.

Disamping pengenalan VUB, pada demfarm ini juga diterapkan teknologi tanam jarwo dan pemupukan berimbang.
Ke depan, akan dikembangkan teknologi pemanfaatan sekam dengan teknologi biosilika. Serta teknologi pengolahan susu dari sisa menir, dengan penambahan protein nilai gizinya lebih tinggi dari susu sapi pada umumnya. Anggia Erma Rini, MKM, wakil ketua Komisi IV DPR RI, menyatakan sangat menyambut baik kegiatan demfarm ini karena melibatkan petani, sehingga terdapat proses Learning by Doing yang dapat terus meningkat dan berkembang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *